L O A D I N G
Tips pas foto nikah

Tips Pas Foto Nikah

Salah satu syarat untuk melengkapi persyaratan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) yaitu pas foto nikah. Pas foto nikah dijadikan sebagai syarat administrasi yang akan ditempel di buku nikah, jadi dapat dikatakan foto buku nikah hanya terjadi sekali dalam seumur hidup. Dapat dipastikan kualitas foto yang diserahkan kepada pihak KUA haruslah yang terbaik dan berkualitas. Anda harus mengetahui informasi mengenai persyaratan foto buku nikah berdasarkan ketentuan dari Kementerian Agama. Selain itu anda juga harus mengetahui hal-hal apa saja yang perlu disiapkan untuk melakukan sesi foto buku nikah. Andhika Raya Studio memberikan tips pas foto nikah buat anda yang akan menikah dalam waktu yang dekat ini.

Ukuran Pas Foto Nikah
Sebelum anda melakukan sesi pemotretan untuk tips pas foto buku nikah yang pertama yaitu anda harus mencari tau informasi tentang ukuran pas foto buku nikah yang akan diserahkan kepada pihak KUA. Kementerian Agama sudah menentukan ukuran pas foto yang diserahkan kepada KUA dan yang akan ditempel di buku nikah yaitu ukuran 2 x 3 cm dan 4 x 6 cm. Jangan sampai anda salah menyerahkan ukuran pas foto buku nikah, karena berdasarkan informasi yang pernah kami dapatkan masih banyak calon pengantin yang masih belum mengerti ukuran pas foto buku nikah.

  • Ukuran 2 x 3 = 8 Lembar : 4 Lembar foto calon pengantin wanita dan 4 lembar foto calon pengantin pria
  • Ukuran 4 x 6 = 2 Lembar : 1 lembar foto calon pengantin wanita dan 1 lembar foto calon pengantin pria

Background Pas Foto Nikah
Warna background pada pas foto buku nikah hanya diperbolehkan menggunakan warna biru. Hal ini berdasarkan ketentuan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Indonesia dan Undang – Undang No.22 Tahun 1946 jo Undang – Undang No. 32 Tahun 1954, menyatakan bahwa background pas foto buku nikah berwarna biru. Bagi anda yang masih belum mengerti dan ragu-ragu, anda harus foto menggunakan background warna biru. Berikut contoh pas foto buku nikah hasil dari Andhika Raya Studio.

Setelah anda mengetahui ketentuan atau persyaratan pas foto buku nikah yang akan diserahkan kepada pihak KUA, anda juga harus mengetahui persiapan apa saja yang harus anda lakukan sebelum foto pas foto buku nikah. Berikut tips-tips untuk anda.

Baju Harus Formal
Masih saja banyak calon pengantin yang kurang memperhatikan baju yang dikenakan saat foto formal. Hal ini sangat wajar karena masih belum banyak informasi yang di share mengenai ketentuan baju yang digunakan atau calon pengantin yang lupa menanyakan kepada pihak KUA. Baju yang harus dikenakan oleh calon pengantin harus menggunakan baju yang formal. Baju yang formal dapat diartikan sebagai baju yang berkerah. Tidak disarankan menggunakan kaos atau yang tidak berkerah.

Harus Tampil Natural
Anda harus tampil secara natural agar pas foto buku nikah anda mencerminkan kepribadian anda. Tampil yang natural dapat diartikan sebagai bagaimana kita melihatkan diri kita cantik dan tampan tanpa harus menggunakan make up yang berlebihan. Anda cukup mempersiapkan diri lebih tampan dan cantik daripada keseharian anda pada umumnya. Jika bagi laki-laki yang menggunakan asesoris seperti anting / tindik sebaiknya dilepas terlebih dahulu agar foto anda bersifat formal. Hal ini dikarenakan pas foto buku nikah adalah foto yang bersifat formal (resmi).

Tidak Menggunakan Make up yang Mencolok
Tips ini sangat bermanfaat bagi setiap wanita karena terkadang selalu ingin tampil di depan kamera yang lebih cantik dengan menggunakan make up yang mencolok. Anda tidak diwajibkan menggunakan make up yang mencolok karena make up yang terlalu mencolok dapat membuat foto anda terlihat lebih berbeda. Bagi wajah anda yang berminyak anda hanya disarankan menggunakan bedak yang bisa mengurangi minyak tanpa harus menggunakan bedak yang berlebihan, sedangkan bagi laki-laki bisa mempersiapkan diri dengan mencuci wajah terlebih dahulu agar tampil lebih segar.

Selain itu khusus bagi wanita disarankan untuk menghindari penggunaan shimmer karena shimmer dari make up dapat membuat foto terlihat lebih buruk dan shimmer yang terlalu tebal dapat membuat efek seperti glitter saat wajah terkena lighting studio. Selain itu apabila memiliki warna kulit yang gelap tidak perlu memakai translucent powder, meskipun translucent powder dapat membuat wajah lebih cerah dan kering (tidak berminyak). Alasannya yaitu penggunaan bedak tersebut akan membuat efek warna wajah di foto menjadi warna abu – abu.

Rambut Panjang Diuraikan ke Belakang
Bagi wanita yang tidak berhijab style rambut pada umumnya panjang dan sering di uraikan kedepan agar terlihat lebih cantik. Sangat tidak rekomendasikan jika rambut anda diuraikan ke depan saat melakukan sesi pemotretan. Anda harus menguraikan rambut ke belakang agar terkesan lebih rapi daripada di uraikan ke depan karena obyek yang diambil oleh kamera hanya berfokus pada wajah dan badan. Bagi anda yang memiliki tipe rambut ikal atau bergelombang anda tidak perlu meluruskan rambut terlebih dahulu, anda dapat merapikan rambut dengan cara membasahi atau menggunak spray kemudian diuraikan ke belakang. Pastikan juga rambut anda tidak menutupi telinga pada saat sesi pemotretan.

Bagi Laki – Laki Harus Merapikan Rambut
Bagi seorang laki-laki yang memiliki rambut panjang harus merapikan rambut dengan cara membasahi atau memakai minyak rambut dan disisir agar terlihat rapi. Usahakan tidak ada rambut yang menutupi dahi dan telinga anda. Jangan menyisir rambut ke arah atas seperti bentuk kerucut atau membuat poni di depan yang terlalu panjang, Anda harus menyisir rambut ke arah samping atau sesuai dengan style rambut anda dengan catatan harus rapi dan formal.

Hijab Harus Rapi
Bagi wanita yang berhijab anda harus merapikan posisi hijab anda agar tidak terlihat acak-acakan dan lebih formal. Posisi hijab jangan sampai terlalu menutupi dahi anda, selain itu jangan sampai rambut anda ada yang terlihat dan jangan sampai terlalu menutupi pipi anda. Gunakan hijab yang mudah mengikuti bentuk wajah anda sehingga dapat memperlihatkan bentuk telinga anda. Jika anda menggunakan hijab yang panjang usahakan kedua ujung hijab anda di posisikan ke belakang sehingga terlihat lebih rapi.

Baju / Kemeja Harus Rapi
Biasanya hal yang sering terlewatkan saat sesi pemotetan yaitu kita tidak merapikan baju / kemeja yang digunakan. Gunakan baju / kemeja yang tidak ada lekukan “lungset”. Selain itu anda harus memperhatikan kerah pada kemeja. Kerah pada kemeja juga tidak boleh ada lekukan agar kesan foto anda yang formal lebih maksimal.

Warna Baju untuk Foto
Andatidak perlu khawatir tentang baju yang akan anda gunakan saat msesi pemotretan. Gunakan baju yang terkesan berwarna soft “tidak mencolok”. Pada umumnya standar warna baju untuk formal yaitu berwarna putih. Tidak ada persyaratan anda harus menggunakan baju berwarna tertentu untuk pas foto buku nikah. Anda diberikan kebebasan untuk memilih warna baju sesuai dengan selera anda. Bagi seorang wanita anda dapat menggunakan warna mustard, puith, soft pink, abu- abu, baby blue dan nude. Warna-warna tersebut sangat rekomendasi jika dikombinasikan dengan background warna biru.

Ekspresi Wajah yang Paling Pas untuk Anda
Setelah anda mempersiapkan hal-hal diatas dengan baik, pada saat sesi pemotretan anda harus menunjukkan ekspresi wajah yang pas untuk anda. Hal ini dikarenakan pada saat sesi pemotretan obyek yang paling utama yang dibidik oleh viewfinder kamera adalah wajah. Anda harus menampilkan ekspresi tersenyum yang tidak berlebihan. Kesan yang ditimbulkan saat wajah tersenyum adalah tidak kaku, ekspresif, tidak sedih, tidak merenung, tidak melamun, dan terlihat lebih berwibawa. Meskipun kondisi kita di saat foto sedang banyak masalah usahakan tetap tampil tersenyum yang tidak memperlihatkan gigi kita.

Posisi Kepala Harus Lurus Ke Depan
Kepala merupakan pusat obyek bidikan lensa kamera saat melakukan foto buku nikah. Posisi kepala di pas foto buku nikah yang baik adalah di saat kepala kita tidak miring, tidak menunduk, dan terlalu melihat atas. Kepala anda harus lurus melihat ke depan sesuai dengan tinggi badan anda. Seorang fotografer yang profesional akan mengarahkan posisi kepala kita agar pose foto kita lebih baik.

Posisi Tangan Lurus Ke Bawah
Pastikan posisi tangan anda lurus ke bawah pada saat sesi pemotretan. Jangan membuat posisi tangan yang memegang pinggul atau tangan yang diangkat agar kemeja dan jas yang anda digunakan tidak terlihat kerutan. Posisi tangan sikap sempurna seperti baris-berbaris dapat menyebabkan badan anda akan tegak sempurna.

Carilah Studio Foto Terbaik
Tips pas foto nikah terakhir yaitu anda harus mencari studio foto terbaik di kota anda. Jangan sekali-kali menggunakan studio foto yang menghasilkan foto kurang maksimal. Anda dapat melihat portofolio dari setiap studio foto agar anda tidak kecewa di lain hari. Studio foto yang baik adalah jasa pelayanan foto yang menggunakan kamera Full-Frame dan teknik pencahayan studio (lighting studio) yang tepat. Hal ini sangat perlu dilakukan agar foto yang dihasilkan lebih detail, tajam, cerah dan berkualitas. Ingat foto di buku nikah hanya untuk satu kali seumur hidup.

Jika anda ingin mencari jasa foto pas foto nikah terbaik di kota Jember anda dapat menghubungi Andhika Raya Studio dengan cara mengunjungi webiste kami andhikaraya.com atau menghubungi kami dengan cara berikut:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *