fbpx
L O A D I N G

Indonesia sedang berduka dengan adanya wabah virus Covid-19 atau kita sebut dengan virus Corona. Virus ini telah menjadi pandemi global dimulai dari negara Cina hingga ke seluruh negara – negara di dunia termasuk Indonesia, sehingga WHO menetapkan virus Covid-19 sebagai bencana wabah yang harus diperhatikan oleh seluruh masyarakat. Berdasarkan data Coronavirus COVID-19 Global Cases by Johns Hopkins CSSE diperkirakan total orang yang telah meninggal di dunia akibat pandemi Covid-19 sebanyak 7.154 orang, 182.405 orang terinfeksi, dan 79.433 pasien sembuh. Di Indonesia sendiri tercatat 1.285 kasus, dengan rincian 1.107 orang dalam perawatan, 64 sembuh, dan 114 orang meninggal. Hal inilah yang membuat setiap negara menerapkan sistem lock down, isolasi dan membatasi aktivitas dengan tujuan menghentikan penyebaran Covid-19 dari manusia ke manusia.

Dalam kaitannya dengan dunia fotografi di kota besar dan daerah-daerah lainnya di Indonesia, Covid-19 memberikan dampak kepada setiap pebisnis fotografi tidak dapat beraktifitas seperti biasanya. Banyak acara take foto di luar kota, studio maupun outdoor, hunting foto di tempat-tempat wisata lainnya harus dibatalkan dengan tujuan menghindari penyebaran Covid-19 dan beberapa tempat yang dijadikan sebagai hunting ground kami ditutup. Dengan adanya kondisi seperti itu terdapat beberapa pihak pebisnis fotografi mengakui bahwa Covid-19 sangat membawa dampak penurunan income mereka. Selain itu juga Covid-19 membawa dampak terhadap pebisnis yang bermata rantai dengan dunia fotografi seperti produsen pigura, percetakan, promo, digital marketing, baliho, iklan dan yang lainnya. Bahkan dengan adanya wabah ini sangat membatasi setiap orang untuk belajar ilmu fotografi (sekolah fotografi) karena sama-sama membatasi diri untuk berinteraksi langsung dengan orang lain.

Covid-19 juga berdampak terhadap rantai produksi kamera global, karena banyak sekali spare part / aksesoris kamera dibuat di China. Ini akan mengganggu rantai pasok (supply chain) komponen kamera yang bisa menyebabkan keterlambatan produksi, sehingga konsumen menunggu lama untuk membeli spare part / aksesoris kamera. Bahkan produsen-produsen kamera akan menunda pengumuman produk baru yang semestinya dirilis pada tahun ini. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Covid-19 membawa dampak bagi semua segmen fotografi.

Terlepas dari itu semua, hal ini sangat dilema bagi para pecinta, penghoby dan pebisnis fotografi. Seperti pepatah “maju kena corona mundur rugi karena corona”. Tentunya di setiap musibah terdapat solusi yang bisa dilakukan. Berikut adalah solusi yang bisa dilakukan bagi setiap pebisnis yang berada di dalam mata rantai fotografi.
Solusi Pertama. Bagi setiap pebisnis fotografi dapat melakukan kegiatan promosi seperti pemberian diskon bagi setiap customer yang ingin foto berbagai jenis foto dan juga khususnya diskon foto produk. Hal ini dirasa sangat perlu dilakukan untuk membantu customer yang bergerak di lini usaha online, UKM, cafe, maupun jenis usaha lainnya yang berupa jualan produk/ display produk. Kegiatan foto produk tidak hanya dapat dilakukan dengan cara customer datang ke studio atau tempat – tempat yang sebelumnya telah ditentuan, tetapi customer bisa mengirimkan produk – produknya untuk di foto melalui jasa ojek online atau jasa pengiriman lainnya. Harapannya dengan adanya solusi ini pihak pebisnis fotografi tetap mendapatkan income, pihak customer diuntungkan dengan jasa foto yang lebih rumah dan juga customer dapat tetap melakukan kegiatan promosi agar tetap bisa berjualan serta mendapatkan income, selain itu ojek online atau jasa pengiriman tetap mendapatkan income dari adanya kegiatan tersebut.

Solusi Kedua. Bagi pihak pebisnis fotografi yang tidak berasal dari zona merah (kasus Corona) harus menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer untuk memberikan rasa aman kepada customer. Selain itu juga pihak pebisnis fotografi menggunakan APD yang tepat guna saat melakukan take fotografi serta menjaga kebersihan dan kesehatan agar sama-sama saling merasa aman dan terhindar dari penyebaran Covid-19.
Solusi Ketiga. Pihak pebisnis fotografi tetap bisa melakukan aktivitasnya dengan membuat video di youtube, tutorial fotografi, menulis artikel, membuat video tentang informasi Covid-19 dan kegiatan-kegiatan positif lainnya yang dilakukan di dalam rumah / studio foto.

Tentunya kami berharap semoga situasi ini menjadi lebih baik, dan pemerintah dapat memberikan solusi yang tepat guna apabila kasus Covid-19 semakin banyak di Indonesia (lock down) dikarenakan sistem lock down dapat menghambat perekonomian kita semua. Setiap kejadian pasti ada hikmahnya, dengan adanya Covid-19 mengingatkan kita untuk selalu mencuci tangan setiap 1 jam sekali, hidup bersih, makan – makanan yang bergizi dan sehat, serta berperilaku yang baik saat batuk atau bersin di tempat umum. “Teruslah menjaga kesehatan. Kita bisa lawan Covid-19.

8 comments on “Dampak Virus Corona terhadap Fotografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *